Bahaya Main-Main Dengan Air Keras

air_keras

 

Melukai dengan menyiram dengan air keras saat seperti seperti menjadi senjata baru. Dalam sebulan terakhir ini sudah ada empat kali peristiwa penyiraman air keras.

Pertama, pada Minggu (15/9/2013) menimpa Brigadir Sugito Aritonang, anggota Polsek Johar Baru yang disiram air keras ketika sedang bertugas menertibkan tawuran antarwarga di Johar Baru. Kejadian kedua menimpa AL seorang mahasiswi Binus pada pada Kamis (3/10) yang disiram air keras oleh bekas pacarnya Riki atas motif pribadi.

Kejadian tak lama berselang yaitu, Jumat (4/10), seorang pelajar SMK, RN atau Tompel (18) di Jakarta Pusat menyiramkan air keras ke penumpang bus PPD 213 di jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur. Kepada Polisi Tompel mengaku dendam sehingga nekad melakukan itu.

Kasus yang belum lama terjadi juga dilakukan pelajar sekolah lain kepada empat pelajar SMK Muhammadiyah I di Kemayoran, Jakarta Pusat ketika hendak menuju sekolahnya di Jalan Garuda, Kemayoran pada Jumat (11/10)

Apa itu sebenarnya air keras?

Air keras adalah larutan asam kuat yang cukup pekat. Bila air keras mengenai kulit, akan timbul nyeri hebat, bahkan kulit akan mengalami luka bakar.

Air keras terdiri dari beberapa jenis yang masing-masing berbeda tergantung penggunaannya. Contoh asam sulfat yang dipakai untuk aki, asam klorida untuk membersihkan permukaan logam sebelum disoldir, asam nitrat untuk menguji logam mulia, dan asam fosfat untuk membuat garam fosfat.

Seharusnya buat apa?

Kegunaan air keras setidaknya ada lima hal yaitu:

1. Untuk pereaksi kimia untuk produksi massal plastik PVC
2. Untuk membuat produk kebersihan rumah tangga.
3. Untuk produksi gelatin.
4. Sebagai bahan pembuat zat aditif makanan
5. Untuk memproses bahan kulit.

Apa bahayanya bagi manusia?

Balas dendam, cemburu atau cinta ditolak, seringkali menjadi alasan mengapa pelaku menggunakan air keras untuk melukai seseorang bahkan tak jarang dilakukan oleh pasangan atau kerabatnya sendiri.

Tengok kasus Siti Nur Jazilah alias Lisa Face Off yang disiram air keras oleh suaminya sendiri, Mulyono pada tahun 2006 agar istrinya itu tidak keluar rumah. Lalu ada juga kasus Siti Alfiah yang diduga disiram air keras oleh pria yang cintanya pernah ditolak oleh Siti dan memilih bertunangan dengan pria lain.

Selain akan mengalami kerusakan pada fisiknya dan umumnnya mengenai wajah, para korban penyiraman air keras juga harus mengalami dampak buruk dari segi sosial dan ekonomi. Mereka terpaksa harus meninggalkan pekerjaannya karena derita yang dialaminya.

Kerusakan fisik pun bisa tetap berlanjut hingga beberapa hari setelah penyiraman. Air keras yang tidak segera dibilas dengan air bersih akan terus menjalar dan memperparah kondisi korban bahkan
menyebabkan luka yang permanen.

Gangguan fungsional organ yang lain juga bisa terjadi, misalnya merembet ke pendengaran, penglihatan maupun kemampuan berbicara dan membatasi gerak tubuh korban.

Penurunan mental atau psikologis korban juga terjadi. Kondisi yang menyedihkan seringkali membuat korban drop kejiwaannya. Lingkungan sosial yang kurang mendukung juga membuat korban semakin terpuruk

 

Jangan Main-main dengan Air Keras, Ini Bahayanya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: