Supply Chain Untuk Produksi Biskuit Kaleng

NAMA : Hendra Sudrajat
KELAS : 4KA16
NPM    : 13109599

 

DISKUSI

  • Untuk produk biskuit kaleng yang dipasarkan di pasar lokal dan juga ke beberapa negara tetangga, perusahaan apa sajakah yang terlibat sehingga anda bisa membeli produk tersebut di sebuah supermarket ?
  • Gambarkan supply chain dari produk ini.

 

SEVERAL CRITICAL QUESTIONS

  • Where do you source your materials?
  • Where do you process or convert them?
  • What channels of distribution do you use?
  • How do you build a strong relationship with your suppliers and customers?
  • How do you get direct information from your end-consumers?
  • What logistics structure should you impose?
  • How do you coordinate your information flows and system globally?
  • And how do you set up incentive systems for all of your partners in the supply chain to optimize overall performance?

 

 

 

Perusahaan yang terlibat di dalam pembuatan biskuit kaleng adalah sebagai berikut :

  1. Pabrik Gula
  2. Pabrik Susu Bubuk
  3. Pabrik Terigu
  4. Pabrik Mentega
  5. Pabrik Garam
  6. Pabrik Maizena
  7. Pabrik Kaleng
  8. Distributor Makanan
  9. Distributor Telur
  10. Supermarket / Agen
  • Semua bahan baku baik itu bahan mentah maupun bahan penolong bersumber dari pabrik gula, pabrik terigu, pabrik susu bubuk, pabrik mentega, pabrik garam, pabrik maizena, pabrik kaleng, distributor makanan, dan distributor telur.
  • Untuk mengolah semua bahan mentah untuk menjadi barang jadi yaitu berupa biskuit semuanya dilakukan di pabrik biskuit itu sendiri.
  • Dalam proses pendistribusian biskuit tersebut dilakukan melalui sejumlah supermarket atau agen yang dapat berhubungan langsung dengan konsumen.
  • Untuk menjalin hubungan baik dengan para supplier dan kostumer adalah dengan bersikap profesional, bisa menerima kritikan dari kostumer ataupun dari supplier, tanggap dengan cepat kritikan tersebut dan mampu membina suatu komunikasi yang baik.
  • Dalam management ini struktur logika yang digunakan dengan melakukan penjulan secara langsung ke pelanggan, memesan komponen pada saat menerima pesanan, menentukan waktu bagi supply chain, memperkecil jumlah pemasok, mengutamakan pemasok terdekat dari posisi pabrik, mengembangkan e-commerce, dan melakukan kemitraan yang baik.
  • Untuk mengkoordinasikan informasi arus dan sistem global dilakukan dengan cara mencari informasi yang tepat di lapangan kemudian diberi suatu penilaian dari informasi yang di dapat setelah itu baru di berikan informasi yang telah di olah kepada para supplier, distributor dan manufacturing.
  • Dengan meningkatkan kualitas penjulan dan kualitas biskuit yang dijual sehingga mampu menarik banyak minat dari konsumen untuk membeli biskuit yang diproduksi dengan begitu maka mitra kerja pemasok akan bejalan optimal.

 

Sumber : http://satrio-justinimagination.blogspot.com/2012/10/supply-chain-pada-produk-biskuit-kaleng.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: